Ableton Push – EM Editor’s Choice Awards

http://www.emusician.com/misc/1419/the-2014-electronic-musician-editors-choice-awards/47613

Selamat untuk Ableton, atas terpilihnya Push sebagai pemenang EM Editor’s Choice Award!

RIGHT ON THE BUTTON

Ableton Push

When you want a controller done right, do it yourself
There are generic button-grid controllers, and then there is Ableton Push, the actual physical extension of Ableton Live software. Push rules over the entire Live domain, allowing you to play, perform, record, and mix, as well as access the Library and most settings, all on the Push’s buttons, encoders, and display. With an innovative melodic step sequencer, automation, intelligent new uses for the touch strip, and much more, Push pushes keys aside and creates an almost entirely new writing/performing environment for Live—away from the computer screen.

Juga atas terpilihnya Native Instruments Komplete 9 Ultimate, Keith McMillen QuNexus dan Korg Volca.

Ableton Live 9 – Best DAW

http://www.musictech.net/2015/01/musictechs-gear-of-the-year-2014-the-complete-winners

Selamat untuk Ableton atas terpilihnya Live 9 sebagai BEST DAW berdasarkan voting pembaca majalah MusicTech!

Juga untuk Native Instruments yang memenangkan 2 nominasi sekaligus, sebagai BEST CONTROLLER dan BEST INNOVATION.

Ableton Live 9 In-Depth Guide

http://www.musictech.net/2014/09/musictech-focus-ableton-live-9-is-on-sale-thursday

http://www.musictech.net/2013/10/mtf-live-2013

Terima kasih untuk Ableton yang telah secara rutin membagikan buku yang amat sangat bermanfaat dalam pengembangan skill penggunaan Ableton di tanah air. Really appreciated it!

Harga bukunya beserta DVD di toko bisa mencapai 350 rb. Semoga dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga yang cukup beruntung bisa mendapatkannya.

Laptop Hybrid Ideal untuk Musik dan Game – Asus N550JK (Part 4)

Part 4: Pengalaman Penggunaan

Pada saat pertama kali digunakan, yang sangat terasa adalah response yang sangat cepat dari kebanyakan aplikasi yang biasa digunakan. Khususnya bila dibandingkan dengan laptop Windows serta MBP yang digunakan sebelumnya. Semua menjadi lebih cepat dan lancar. Mulai dari Start, Open Application, Close, Sleep, Shut Down hingga loading program dan membuka file. Semuanya menunjukkan performa sebuah kelas yang berbeda. Khususnya fitur instant on yang hanya membutuhkan waktu 2 detik dari kondisi sleep, layaknya sebuah smart phone!

Kualitas hardware sangat baik, dengan kesan metal aluminium yang dingin. Juga dengan detail desain yang elegan, khususnya pada bagian sudut lengkungan dari laptop, casing external metalic dengan warna custom “Dark Grey” yang membuat laptop tampak bersih dan tidak mudah kotor. Tekstur berupa lingkaran dengan sedikit pori2 pada bagian atas laptop yang merupakan daerah “panas”, melengkapi desain yang sangat baik sebagai tambahan sirkulasi udara sekaligus mempercantik penampilan secara keseluruhan. Juga kombinasi antara backlight serta LED lain yang berwarna putih dengan body silver, membuat kesan yang clean dan mewah.

Dalam proses memainkan virtual instrument yang sangat CPU hungry, semua bisa berjalan lancar dengan input buffer size yang cukup rendah sebanyak 256, tanpa menggunakan external soundcard. Juga dalam recording, baik beberapa track virtual instrument atau processing audio secara realtime, semua berjalan lancar dengan kuantitas yang jauh lebih banyak dibanding laptop generasi Dual Core sebelumnya. Yang bahkan bisa mencapai hingga ratusan persen! Juga untuk faktor latency, semua instrument bisa berjalan dengan baik seakan realtime. Sejauh ini proses di studio maupun Live performance berjalan dengan solid dan lancar tanpa hang, glitch ataupun tersendat. Buat yang membutuhkan lebih banyak aplikasi untuk dijalankan secara bersamaan, memory laptop ini masih bisa diupgrade hingga 16 GB.

Sebagai seorang penulis serta pengguna Keyboard mechanical selama lebih dari 20 tahun, keyboard type chiclet pada laptop ini cukup nyaman untuk digunakan mengetik dalam jangka waktu yang cukup lama, dengan feel yang cukup “crisp”. Meskipun tentunya seperti kebanyakan laptop lainnya, belum bisa menggantikan dedicated mechanical keyboard, namun juga lebih baik dari kebanyakan laptop lain yang pernah dicoba. Fitur backlightnya sangat memudahkan penggunaan dalam gelap, baik untuk mengetik maupun saat memproduce musik atau Live performance yang sering kali dilakukan dalam keadaan gelap.

Fitur touchpad yang sangat lebar, memudahkan berbagai aplikasi pengganti mouse, khususnya fitur smart gesture yang mendukung fitur motion input dari Windows 8 secara keseluruhan. Meskipun selama ini sudah terlanjur terbiasa menggunakan mouse, namun fitur touchpad pada laptop ini mulai membuat peralihan untuk tidak menggunakan mouse dengan nyaman. Hal yang cukup istimewa, mengingat selama ini cukup banyak touchpad yang dicoba, namun belum ada yang berhasil menggantikan mouse. Sejauh ini touchpad cukup nyaman untuk digunakan untuk aplikasi harian seperti browsing, membuat dokumen atau presentasi, juga dalam beberapa aplikasi musik. Meskipun untuk gaming dan produksi musik masih lebih cenderung untuk tetap menggunakan mouse, karena faktor kebiasaan atau kelebihan tertentu mouse dalam memainkan sebuah game. Namun secara keseluruhan, touchpad ini sudah bisa menggantikan hampir 90% fungsi mouse dalam menjalankan aplikasi harian.

Salah satu fitur menarik lainnya adalah “Dual Thermal” dengan sirkulasi yang baik pada bagian belakang laptop, sehingga membuat laptop ini cukup dingin dalam penggunaan yang lama. Khususnya saat memainkan game yang termasuk “berat” dan memacu kerja processor serta GPU. Meskipun penggunaan kipas external tetap akan membantu sebagai tambahan cooling system, namun laptop bisa untuk digunakan hanya dengan menggunakan internal cooling system yang sudah sangat baik dengan kelebihan utama “Tidak Bising”, bahkan cenderung sangat senyap. Apalagi mengingat yang harus didinginkan adalah processor kelas DTR dengan Quad Core, serta GPU kelas Maxwell. Ditambah dengan penggunaan casing berbahan alumunium yang dikenal baik untuk menjaga kestabilan suhu.

Amplifier dengan technology Ice Cool dari Bang & Olufsen membuat mendengarkan musik dengan headphone studio type Audio Technica ATH-M50 LE, atau AIAIAI Young Guru Edition menjadi lebih menyenangkan meskipun tanpa menggunakan soundcard external. Kini mendengarkan musik secara mobile menjadi lebih praktis dan menyenangkan.

Khususnya saat bermain game dengan menggunakan Subwoofer bawaan. Dulu agak sulit untuk bermain dengan kualitas audio seperti ini secara mobile, namun sekarang cukup bawa laptopnya dan subwoofer yang hanya seukuran sebuah cangkir kopi dan suara dengan frequency yang lengkap bisa dinikmati pada banyak tempat secara sangat mudah.

Dulu paling tidak harus bawa speaker dengan system 2.1 atau bahkan lebih mengingat system Quad Speaker Array yang menggunakan 4 buah driver untuk frequency mid dan high. Yang jelas jangan bandingkan dengan system speaker hi-fi khusus dengan driver yang lebih besar dan harga yang mahal. Tapi bandingkan dengan kebanyakan speaker laptop lainnya, khususnya yang tidak menggunakan subwoofer. Maka suara yang dihasilkan melalui speaker “laptop” plus subwoofer ini akan membuat kita senantiasa tersenyum baik saat mendengarkan musik, nonton film atau bermain game. Bahkan untuk presentasi pada sebuah ruangan berukuran medium dengan peserta sekitar 8 hingga 10 orang!

Layar 15.6” dengan teknologi IPS membuat gaming Local co-op menjadi lebih nyaman dan presentasi menjadi lebih efektif, karena sisi pandang yang luas serta hampir sama kualitasnya dari sudut yang berbeda, khususnya dari sisi samping. Begitu juga untuk browsing, menonton film, melukis serta melihat foto, semua gambar menjadi lebih hidup dengan warna yang cenderung “tebal” namun tetap natural. Dan yang terpenting adalah kurangnya pantulan, sehingga semakin nyaman untuk jangka waktu penggunaan yang panjang.

Harapannya hanya agar digunakan hard disk SSD agar tidak terjadi Bottleneck dari performance yang sudah nyaris mendekati sempurna dari laptop ini. Namun bagi sebagian orang, ada yang cenderung lebih menginginkan HD dengan ukuran besar 1TB dengan asumsi harga laptop menjadi lebih terjangkau dan bisa upgrade ke SSD pada suatu saat dana tersedia, dengan tetap menggunakan hard disk bawaan tadi sebagai extra storage. Kebetulan dalam aplikasi musik, DVD writer untuk membuat CD Audio lebih dibutuhkan ketimbang sebuah Blueray Player yang memang bukan fitur yang penulis butuhkan. Namun bagi sebagian orang mungkin saja lebih menginginkan fitur yang dapat diupgrade sendiri dengan mudah tersebut. Yang terpenting adalah semua fitur utama untuk musik dan gaming sudah terpenuhi dengan sangat baik oleh laptop ini.

So, boleh dibilang untuk ukuran laptop yang harganya hanya separuh dari Mac Book Pro dengan spesifikasi yang hampir sama. Laptop Hybrid dengan fitur hi-end ini sangat recommended bagi pecinta music ataupun gaming dengan budget yang masih terjangkau bagi banyak orang. Khususnya mereka yang menginginkan musik dan gaming dalam sebuah laptop dengan performance yang tangguh, berpenampilan professional, cukup tipis dan ringan, serta memiliki banyak fitur tambahan yang menarik.

HIGHLY RECOMMENDED!

Laptop Hybrid Ideal untuk Musik dan Game – Asus N550JK (Part 3)

Part 3: Fitur untuk Gaming dan Multimedia

Salah satu fitur terpenting dalam sebuah gaming laptop adalah Graphics Card atau yang biasa disebut dengan GPU. Namun kebanyakan laptop untuk bermusik biasanya tidak memperhatikan faktor ini dan tidak jarang yang hanya menggunakan GPU integrated bawaan mother board. Bahkan pada type yang mahal sekalipun, seperti Apple Mac Book Pro dengan harga di atas 25 juta!

Adapun type laptop multimedia lainnya, biasanya hanya menggunakan type Nvidia GT series sebagai simbol sebuah laptop yang layak digunakan untuk bermain game. Termasuk type termahal Apple MBP yang menggunakan Nvidia GT750m dan dibandrol seharga lebih dari 30 juta. Hanya sedikit sekali laptop multimedia yang dilengkapi dengan gaming class GPU, type GTX series dimana kebanyakan type tersebut hanya digunakan pada laptop gaming.

Kelebihan dari N550JK justru adalah pada bagian GPU, dimana laptop ini menggunakan type GTX850 dengan 4GB memory! Kontan saja berbagai macam game AAA+ mampu dimainkan dengan lancar dengan setting yang cukup maksimal. Apalagi mengingat bahwa GPU ini termasuk keluaran terbaru yang sudah menggunakan arsitektur Maxwell, sebagai teknologi GPU generasi baru dengan fitur GeForce Experience yang akan secara otomatis memaksimalkan setting GPU untuk game yang compatible. Sehingga tidak perlu lagi repot mencoba-coba setting yang terbaik untuk mendapatkan performance maksimal dari sebuah game. Berikut adalah list game yang di support oleh GeForce Experience: http://www.geforce.com/geforce-experience/supported-games. Beberapa kelebihan lain GPU ini di antaranya adalah termasuk jenis yang hemat daya dan tidak terlalu panas, sehingga cocok untuk laptop 15″ dan lebih hemat penggunaan battery. Apalagi ditambah dengan teknologi Optimus dan dual GPU. Sehingga untuk keperluan sehari-hari, GPU yang digunakan adalah Intel HD 4600 yang lebih hemat energy dan lebih dari cukup untuk berbagai kepentingan non gaming, seperti browsing, membuat dokumen, presentasi dan menonton video.

Didukung dengan Processor Quad Core i7 generasi terbaru type 4710HQ dan Ram 8GB, boleh dibilang laptop ini akan sanggup memainkan game apa saja hingga beberapa tahun ke depan dengan settingan yang cukup mumpuni. Apalagi didukung dengan HD sebesar 1TB yang cukup bisa menampung instalasi cukup banyak game serta aplikasi lainnya.

Layar 15.6” HD dengan technology IPS menampilkan gambar serta warna yang terbilang sangat baik dengan resolusi hingga 1920×1080. Juga didukung dengan matte screen yang cukup anti glare, sehingga meskipun masih ada pantulan namun cukup enak untuk bermain game dalam waktu yang panjang, dalam ruangan yang tidak terlalu silau atau banyak pantulan. Bahkan kualitas gambar serta warna yang dihasilkan boleh dibilang cukup memukau untuk kelasnya, dan ini merupakan salah satu kelebihan utama lainnya dari laptop ini. Apabila ukuran screen yang lebih besar dibutuhkan, laptop ini bisa menampilkan gambar pada display external melalui koneksi MiniDisplayPort. Juga tersedia konektor HDMI 1.4 untuk dihubungkan dengan HD DVD, Bluray atau peripehral lainnya.

Dan fitur gaming dari laptop ini tidak perlu diragukan, karena ASUS bahkan merilis laptop yang sangat mirip sebagai seri ROG (Republic of Gaming) yang sangat tersohor sebagai pemimpin pada dunia gaming saat ini, dengan nama G550JK yang boleh dibilang memiliki spesifikasi yang sama persis dengan N550JK: http://www.asus.com/Notebooks_Ultrabooks/G550JK Silahkan dibayangkan sendiri kehandalannya untuk bermain game!

Selain untuk bermain game, sebagai pengguna Corel Painter sejak lama, menggambar dengan menggunakan Wacom Intuos pada laptop ini sangat lancar dan bebas hambatan. Proses pemilihan tool untuk menggambar, loading gambar, mengarsir, hingga rendering berjalan dengan sangat cepat dan hampir tak terasa prosesingnya. Begitu juga untuk aplikasi editing video yang biasanya sering terasa berat, semuanya berjalan lancar. Untuk Live Conference dan merekam video, laptop ini juga dilengkapi dengan HD webcam dan array microphone yang kualitasnya biasa saja, namun cukup fungsional untuk beragam keperluan. Khususnya karena mic dilengkapi dengan fitur echo cancelling dan noise suppression untuk kualitas voice chat atau recording yang lebih baik. Tiga buah port USB 3.0 membuat pemindahan serta backup file menjadi jauh lebih cepat ketimbang USB 2.0, hingga 10x lebih cepat. Juga lebih bertenaga untuk charging berbagai mobile device seperti smart phone, game pad, dll. Khususnya karena salah satu port menampilkan fitur Charger+ yang bisa digunakan untuk melakukan charge pada mobile phone atau peripheral lainnya secara lebih cepat, yang bahkan bisa dilakukan saat komputer sedang sleep, hibernate atau shut down sekalipun.

Untuk aplikasi multimedia ringan lainnya seperti web browsing, menonton film, editing foto serta membuat presentasi. Silahkan buka beberapa aplikasi secara sekaligus, karena dengan processor Quad Core yang medukung hingga 8 Thread, laptop cantik ini siap untuk mendukung multi application dengan sangat mudah, sehingga kita tidak perlu lagi repot menutup ini itu, termasuk tab browser untuk menghemat resource. Termasuk membuka beberapa browser sekaligus, untuk akun FB dan twitter yang berbeda-beda, serta berbagai keperluan lain yang membutuhkan speed, power dan precision. N550jk – i7 siap memenuhi semua kebutuhan multimedia dengan solid.

 

Part 4: Pengalaman Penggunaan

Laptop Hybrid Ideal untuk Musik dan Game – Asus N550JK (Part 2)

Part 2: Fitur untuk Aplikasi Musik dan Audio

Sebagai komunitas Ableton dan Native Instruments, banyak yang menanyakan PC dengan spesifikasi seperti apa yang cocok untuk menjalankan aplikasi tersebut.

Berikut adalah spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan keduanya:

Ableton Live 9: PC with Windows XP, Windows Vista, Windows 7 or Windows 8; Multicore processor; 2 GB RAM; 1024×768 display; Broadband internet connection for installation; 3GB free disk space

NI Komplete Ultimate 10: Windows 7 or Windows 8 (latest Service Pack, 32/64-bit), Intel Core 2 Duo or AMD AthlonTM 64 X2, 4 GB RAM (6 GB recommended for large KONTAKT Instruments)

Boleh dibilang keduanya “bisa” dijalankan menggunakan PC dengan spesifikasi standar yang banyak dimiliki oleh kebanyakan orang, khususnya dengan fitur “FREEZE” untuk hemat processor. Hanya saja untuk bisa digunakan secara optimal, khususnya pada produksi yang melibatkan banyak track audio, serta processing secara real time, dibutuhkan komputer dengan kemampuan yang lebih mumpuni untuk bisa menjalankan aplikasi dengan lebih powerful dan optimal.

Juga perlu diperhatikan, secara khusus bahwa instalasi untuk “seluruh konten” NI Komplete Ultimate 10, membutuhkan storage HD sebesar 440GB! Juga beberapa aplikasi virtual instrument modern seperti U-he Diva, Dmitry Diversion, LinPlug Spectral, D16 Lush, Spectrasonics Omnisphere dan Trilian, dll. Membutuhkan system yang powerful untuk bisa dijalankan dengan optimal, atau dengan “High Quality” setting, serta bisa dijalankan secara real time dengan beberapa instrument sekaligus. Begitu juga dengan efek processor.

Laptop Asus N550jk – i7 bukan hanya sanggup untuk menjalankan Aplikasi Ableton dan Native Instruments secara optimal. Namun juga sanggup untuk menjalankan beberapa instrument secara bersamaan dalam jumlah yang mumpuni untuk sebuah produksi musik professional. Begitu juga dengan beberapa virtual instrument yang disebutkan tadi, semuanya bisa berjalan dengan sangat baik dan bebas hambatan. Termasuk instalasi seluruh konten NI KU10 pada HD sebesar 1TB, tanpa perlu menggunakan external hard disk, sehingga sangat praktis saat melakukan Live Performance.

Hal ini disebabkan karena processor yang digunakan adalah generasi terbaru intel core yang performancenya hampir menyetarai processor desktop. Bukan type hemat energy seperti yang kebanyakan digunakan oleh laptop pada umumnya. Memang jenis ini sedikit lebih mudah panas ketimbang type hemat energy, tapi performance yang diberikan sangat layak untuk itu. Namun tidak perlu khawatir, karena system pendingin yang sangat baik dan senyap, menggunakan dual fan. Processor Quad Core yang digunakan dapat mendukung hingga 8 Thread dan dengan di dukung RAM sebesar 8GB, menjadi kombinasi yang sangat ideal untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan. Khususnya dalam menjalankan banyak aplikasi instrument dan efek processor pada aplikasi musik seperti Ableton ataupun DAW lainnya. Pastikan untuk menggunakan “High Performance” pada power options dan mengaktifkan fitur “Support Multi Thread”.

Bukan hanya untuk aplikasi musik, namun laptop ini juga sangat cocok untuk pecinta audio. Karena didukung oleh teknologi Sonic Master dan Ice Power oleh Bang & Olufsen, produsen ternama dari produk audio Hi-end. Sehingga laptop ini memiliki kualitas output audio yang sangat baik, jernih dan powerful. Baik untuk mendengarkan music ataupun menonton film. Boleh dibilang laptop dengan quad speaker array ini memiliki kapasitas sebuah mini hi-fi system untuk kapasitas sebuah ruangan menengah, termasuk untuk presentasi pada sekitar 8 – 10 orang. Dilengkapi dengan sebuah Sub Woofer external, bukan hanya suara yang keras, namun juga frequency yang lengkap dapat dihasilkan dengan cukup baik untuk ukuran sebuah laptop. Bahkan boleh dibilang yang terbaik di kelasnya. Demikian pula saat menggunakan headphone, output audio yang dihasilkan, jernih, powerful dan musikal. Khususnya saat menggunakan headphone yang mumpuni, akan makin terasa perbedaan kualitasnya dibandingkan dengan laptop biasa lainnya.

Tidak asing bagi pecinta aplikasi musik dan DAW, laptop ini dilengkapi dengan peringkat lunak dari WAVES, produsen ternama dibidang processing audio yang memenangkan Nominasi Technical pada Grammy Award 2011 dengan MaxxAudio untuk mengatur dinamika dan ekualisasi audio. Yang bisa bermanfaat bila digunakan pada saat melakukan Live performance untuk output yang lebih maximal, tanpa clipping dan distorsi. Bagi mereka yang tidak ingin dipusingkan dengan editing parameter audio, bisa menggunakan fitur AudioWizard yang merupakan template untuk berbagai kepentingan audio seperti music, movie, gaming dan lainnya.

Didukung dengan layar berukurang 15.6” yang berkualitas, proses pemrograman dalam studio ataupun pengoperasian saat Live performance menjadi semakin mudah dan menyenangkan. Belum lagi didukung dengan kibor dengan backlighting yang sangat berguna dalam kegelapan, juga DVD writer yang siap mencetak CD Audio untuk mendengarkan hasil mixing atau mastering sambil berkendara.

Jelas laptop ini ideal untuk berbagai macam keperluan aplikasi musik dan penggemar audio. Namun itu baru salah satu sisi dari laptop Hybrid keluaran ASUS ini, kita akan membahas sisi “GAMING” pada artikel yang berikutnya!

 

Part 3: Fitur untuk Gaming dan Multimedia

Live Goes to School – The BIG CHALLENGE!

 

10535016_796241237088457_4152848220236746069_o

DIPERPANJANG HINGGA 21 February 2015, Minimal 20 Peserta!

Khusus untuk anak SEKOLAH dan KULIAHAN!

1 MINUTE to GLORY!!!

Sebentar lagi liburan panjang, kesempatan buat belajar berkarya dan bisa dapetin hadiah headphone fashion super keren seharga 1 jt.
http://www.aiaiai.dk/store/headphones/capital

5 orang pemenang lainnya akan mendapatkan Lanyard dan Sticker original Ableton dari Jerman, Berlin

Caranya gampang:
1. Download demo Ableton yang bisa digunakan free selama 1 bulan.
https://www.ableton.com/en/trial

Bebas menggunakan versi berapa saja, khususnya bagi yang sudah punya softwarenya.

2. Pake software itu buat bikin kreatifitas musikal dengan durasi hanya “1 Menit” saja.

3. Boleh background musik + puisi, boleh akustik gitar, boleh drum, boleh beatbox, boleh RAP…boleh lagu singkat, boleh apa aja selama “MUSIKAL”

4. Posting pada bagian komen posting ini, link SOUNDCLOUD nya:https://www.facebook.com/notes/abletonindo/live-goes-to-school-the-big-challenge/817357291655859

5. Karya terbaik akan dipilih sebagai pemenang dan akan di posting pada social channel AbletonIndo, FB dan Twitter dengan lebih dari 2200+ member dari seluruh nusantara!

Kontes berakhir hingga 21 February 2015. Jadi kalian masih punya kesempatan buat belajar dan nanya2 dulu :)

Pemenang diwajibkan mengirimkan file Ableton (.als) dari projectnya sebagai syarat keabsahan.

MINIMAL PESERTA KONTES: 20 orang, mengingat hadiahnya istimewa, kalo jumlah peserta di bawah itu, hadiah dibatalkan.

SO, undang temen2 kalian untuk ikutan.

Juri: MasPey ( Joan Fransisco Satriano ) dan Gizky Harry

Selamat berkarya and see you at the top!

Workshop: Native Instruments

 

NI

Events: https://www.facebook.com/events/630900553686912

Workshop produk2 terbaru NATIVE INSTRUMENTS dan kumpul2 komunitas untuk membahas seputar dunia musik untuk film, pembuatan musik di studio dan dunia DJ.

Tempat: Chandracom, Lantai 5
Gading Bukit Indah M-2
Kelapa Gading

Waktu: 01:00pm – 05:00pm

Pembicara:
Tya Subiakto (KOMPLETE 10)
Gizky Harry (KOMPLETE Kontrol)
DJ. Yudy (S8)

Moderator:
Billy Kurniadi, ST (AbletonIndo)

Rundown:
1 – 2 pm: Lunch
2 – 3 pm: Komplete 10 & Kontrol series
3 – 4 pm: Coffee Break
5 – 6 pm: Traktor Kontrol S8

Reservation:
Sherlyana_chan@yahoo.com, 021-45876258, 081584127881
*Lunch and Dinner provided

Free!
Book your seat for Komplete or Traktor or Both

DOOR PRIZE:
Komplete 10
Komplete Kontrol S25,
TRAKTOR Kontrol X1 Mk2
TRAKTOR Kontrol F1

Supported by:
AbletonIndo – Audiopro

Hall of Fame 2014

 

Wet n Wild

Best New Comer
Ide – MusicTech, indepth Live 9 Guide
Maria GI – Novation V-Station
Kevas – MusicTech, indepth Live 9 Guide

Partner Of The Year
Setiadi Chandra – 2014 Ableton Push Bag + Merchandise Original Ableton

Mastering Engineer
MasPey (Joan)- Izotope Ozone 6

Webmaster
Deden Sembada – MusicTech, indepth Live 9 Guide

Best Visual Artist and Supporter
Luwky VJ – Live 9 Standard & Max For Live

Man Of The Year
Gizky Harry – Korg Monotribe

 

Pemenang Nominasi dari Album Kompilasi ke-3

ALL for Liv3: The Sound of Nature

Most Original Track
Kevinkatagawa – Silver Cloud

Best Mixing
Maspey – Untitled

Most Unique Track
Kayoubi – Reincarnation

Best Dance Track
RoaR – Thunder

Masing-masing memenangkan:
MusicTech, indepth Live 9 Guide + Merchandise Orginal Ableton

All For Liv3 : The Sound of Nature

A4L Nature

Setelah menunggu sekian lama akhirnya album kompilasi Ableton Indonesia yang ketiga telah diluncurkan. Album Kompilasi yang terdiri dari 16 Track ini bertemakan alam. Album ini diberi nama All For Liv3 : The Sound of Nature. Beberapa nama lama dan baru menghiasi tracklist dari album ini, dan album ini terasa berbeda dengan unsur-unsur suara alam yang ada didalamnya.

Album kali ini dimastering oleh Joan Fransisco Satriano yang juga sudah langganan mengikuti album All for Live. Tim Abletonindo mengucapkan terimakasih kepada sponsor-sponsor yaitu Chandracom, dan juga Kuassa.Inc atas bantuannya.

Official Ableton Live Indonesia User Group